Monday, June 4, 2012

Psikologi Kepribadian


Psikologi kepribadian mengandung banyak teori dan penggolongan di dalamnya. Penggolongan ini didasarkan pada metode yang digunakan, komponen kepribadian yang dipakai sebagai landasan, dan cara pendeketan. Berikut adalah beberapa teori yang menarik menurut saya. Teori ini belum termasuk teori dari Sigmund Freud (Psikoanalisi), Carl Gustav Jung (Psikologi Analitis), Alfred Adler (Psikologi Sosial), Gordon Allport (Psikologi Individu), Kurt Lewin (Psikologi Medan), dan Carl Rogers (Psikologi Self) yang terlalu rinci untuk dijelaskan disini.

Berdasarkan bentuk tubuh manusia, Viola dari Italia membagi manusia menjadi 3 golongan.
Microsplanchnis
Bentuk tubuh jangkung.
Kebanyakan menderita neurasthenia dan psycasthenia.
Macrosplanchnis
Bentuk tubuh pendek.
Kebanyakan menderita manis-depresif.
Noemosplanchnis
Bentuk tubuh selaras.

Lain halnya dengan Sigaud di Perancis. Walaupun masih menggunakan jasmani sebagai dasar penggolongan, Sigaud lebih mendasarkan pada fungsi fisiologi di dalam tubuh. Sigaud membagi manusia menjadi 4 golongan.
Muskuler
Fungsi dominan motorik.
Ada di sekitar keadaan alam
Respiratoris
Ada di sekitar udara.
Fungsi dominan pernapasan (daerah pegunungan atau pertanian).
Digestif
Fungsi dominan digestif.
Ada di sekitar makanan (daerah mewah).
Cerebral
Fungsi dominan susunan saraf sentral.
Ada di sekitar keadaan sosial (daerah kota).

Dengan berkembangnya zaman, manusia tidak lagi digolongkan berdasarkan bentuk tubuhnya melainkan melalui temperamen. Immanuel Kant, Enselhans, dan J. Bahnsen adalah beberapa yang memberikan teori ini. Teori-teori tersebut pada dasarnya sama saja namun mengalami penyempurnaan dari teori awal yang dikemukakan sebelum masehi oleh Hippocrates dan Galenus. Teori penggolongan manusia berdasarkan temperamen adalah sebagai berikut.
Koleris
Dominan empedu kuning.
Melambangkan unsur tanah (sifat kering).
Spontanitas kuat, reseptivitas cepat.
Melankolis
Dominan empedu hitam.
Melambangkan unsur air (sifat basah).
Spontanitas lemah, impresionabilitas mendalam
Plegmatis
Dominan lendir.
Melambangkan unsur udara (sifat dingin).
Reseptivitas lambat, reaktivitas lambat
Sanguinis
Dominan darah.
Melambangkan unsur api (sifat panas).
Impresionabilitas tidak mendalam, reaktivitas cepat

Berdasarkan nilai kebudayaan, ada Eduard Spranger yang membagi manusia menjadi 6 golongan.
Manusia Teori
Nilai kebudayaan ilmu pengetahuan.
Tingkah laku dasar berpikir (empiris, rasionalis, kritis)
Manusia Ekonomi
Nilai kebudayaan ekonomi.
Tingkah laku dasar bekerja.
Manusia Estetis
Nilai kebudayaan kesenian.
Tingkah laku dasar menikmati keindahan.
Manusia Agama
Nilai kebudayaan keagamaan.
Tingkah laku dasar memuja.
Manusia Sosial
Nilai kebudayaan kemasyarakatan.
Tingkah laku dasar berbakti atau berkorban.
Manusia Kuasa
Nilai kebudayaan politik.
Tingkah laku dasar berkuasa dan memerintah.

Tuisan adalah catatan dari buku
Psikologi Kepribadian
Drs. Sumadi Suryabrata, B.A., M.A., Ed.S.M, Ph.D
Rajawali Pers
Jakarta

No comments:

Post a Comment